online 24 jam

JAYAPOS

Jumat, 9 juli 2014

BERITA DAERAH

Pasangan Cagub Jawa Barat Ahmad Heryawan Dan Deddy M Pemenangnya

Jakarta,JayaPosNews

Hasil sementara penghitungan suara yang dilakukan oleh KPU Jawa Barat, yang ditampilkan laman http://kpu.jabarprov.go.id/, hingga Senin (25/2/2013) pukul 12.36 WIB, menunjukkan keunggulan pasangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar dibandingkan empat pasangan lainnya.

Perolehan suara pasangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar sebesar 3.778.373 atau sekitar 31,7 persen. Pasangan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki yang diusung oleh PDI Perjuangan menempati urutan kedua dengan perolehan suara sebesar 3.400.048 atau 28,6 persen.

Pasangan Dede Yusuf Macan Effendi-Lex Laksamana Zaenal menempati urutan ketiga dengan perolehan suara sebesar 3.023.709 atau 25,4 persen. Disusul dengan pasangan Irianto MS Syafiuddin (Yance)-Tatang Farhanul Hakim menempati urutan keempat dengan 1,495,522 suara atau 12,6 persen.

Posisi terakhir diduduki oleh pasangan Dikdik Mulyana Arif Mansyur-Cecep NS Toyib yang menempati urutan kelima atau terakhir dengan suara sebesar 208,596 atau 1,8 persen.

Hingga saat ini, dari total 74.948 tempat pemungutan suara di seluruh Jabar, yang sudah masuk adalah data dari 42.792 TPS (57,09 persen) dan 36,59 persen suara dari daftar pemilih tetap (DPT).(tim)

Pungli Di Kejari Kota Bekasi

Bekasi, Jayapos News

Pungutan Liar (Pungli) di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi, terhadap pembayaran denda Bukti Pelanggaran (Tilang) diduga tidak disetor ke negara.

Hal tersebut dibuktikan
beberapa pelanggar lalu lintas yang membayar denda Tilang di kejaksaan negeri kota Bekasi selalu tidak pernah diberikan tanda terima atau kwitansi uang denda tilang.

tilang.

"Itu sama saja Pungli" kata Ir. Robinson.S ketua DPP LSM Aliansi Gerakan Rakyat Revolusioner Sela-matkan Indonesia (AGR-RESI) baru-baru ini dikantornya

tornya.

Robinson juga menam-bahkan "setiap penerimaan uang berapapun, yang dite-rima oleh penyelenggara negara tanpa disertai tanda terima itu sama saja pungutan liar, jelas uang itu pasti tidak disetorkan ke negara".

"ada juga tanda terima uang tapi tidak ada nomor register, sama saja tanda terima tersaebut tidak resmi alias liar" ucap Robinson

ucap Robinson.

Pengaduan masyarakat kepada JPN yang membayar uang denda tilang No. RE-G.3120323 B, awalnya petu-gas kejaksaan tidak membe-rikan tanda terima, setelah diminta tanda terima denda ti-lang dikeluarkan tanpa nomor register.

Kepala Kejaksaan Negri Kota Bekasi belum.

(Notoyudo).

Terdakwa Delik Pers Di tuntut 3 Bulan Penjara

Gresik,JayaposNews

Pelaku kejahatan terhadap pers, yakni Manajer HRD PT. Indospring Tbk Paulina Pradani (39), akhirnya dituntut hukuman 3 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Gresik Rimin SH dan Lilla Yustina Prishastih SH dalam persidangan di PN Gresik, kemarin (4/10)

Dalam pertimbangan tuntutannya, kedua JPU yakin bahwa terdakwa secara sah melakukan tindak pidana menghalang - halangi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistiknya. Unsur - unsur pidana dalam pasal 18 UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, menurut JPU, telah terpenuhi dan terbukti semuanya dalam persidangan. .

Sementara dalam pertimbangan berat ringannya tuntutan kepada terdakwa Paulina, JPU menyebutkan beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Yakni dalam hal memberatkan, perbuatan terdakwa dinilai telah meresahkan masyarakat karena telah menghambat dan menghalang - halangi tugas wartawan. Di samping itu, kata JPU, terdakwa juga berbelit - belit dalam memberi keterangan di persidangan.

Sedang hal yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum dan berperilaku sopan selama dalam persidangan. Juga terdakwa telah melakukan upaya perdamaian dengan pihak saksi korban.

Persidangan akan dilanjutkan Kamis pekan depan, dengan agenda mendengarkan pledoi (pembelaan) terdakwa dan penasihat hukumnya.(tim)